
wajah merah tersipu malu
Tak terucap kata dari bibir manisku
jadi salah tingkah ku dibuatmu
tak tau harus berbuat apa terhadapmu
meski tlah lama ku mengenalmu
suaramu yang baru terdengar ditelingaku
membuatku melebarkan senyumku

wajah merah tersipu malu
Tak terucap kata dari bibir manisku
jadi salah tingkah ku dibuatmu
tak tau harus berbuat apa terhadapmu
meski tlah lama ku mengenalmu
suaramu yang baru terdengar ditelingaku
membuatku melebarkan senyumku
taukah km ???
betapa rasa ini menyiksaku
tiap detik yg berjalan terasa sangat lama
hari demi hari terlewati tanpamu disisiku
tanpa melihat senyum khasmu
hati ini benar2 hampa tanpamu
aku tag sanggup ,- sungguh ku tag sanggup menahan rasa ini
pikiran ini seakan tag bisa lepas dari bayanganmu
bayanganmu yg hinggap dimimpiku,-
mimpi yg seolah membuatku tag ingin terbangun dari tidurku
dan mimpi itu buatku tersnyum
Ku membutuhkanmu saat ini, besog dan seterusnya
tak hanya suaramu yang setia menemaniku
tapi ku inginkan dirimu disini
Bosan ??? Bosan ??? Bosan???Sebuah awal perkenalan yang penuh dengan tanda Tanya
Kesalahpahaman tentang sebuah jati diri
Yang berujung pada sebuah persahabatan
Hari demi hari tlah terlewati bersama
Canda tawa, kesenangan, ejekan, sedih pun tlah dirasakan
Namun semua itu perlahan menghilang
Berawal dari suatu kebodohanku sendiri
Membuat dia seakan tertikam pisau tajam atas tindakanku
Akan tetapi dengan besar hati dia tersenyum kembali
Dan memberi maaf padaku
Akan tetapi semenjak saat itu
Cobaan bertubi-tubi datang padaku
Seakan seperti sebuah empedu dimata mereka
Aku hanya pasrah dan menerimanya
aku hanya manusia biasa
aku tak menyalahkan siapapun untuk membenciku
Aku hanya merasa melakukan apa yang terkadang ku anggap benar
Tapi jika tak dapat diterima ea sudah
Lagi lagi aku meminta maap
Tapi mereka sudah jenuh dan bosan denganku
Dan yang kulakukan hanya diam dan menangis
lubuk hati ini seakan terkoyak
Setiap apa yang kulakukan selalu salah
Ya sudahlah,- sekarang tak mau larut lagi
Kehidupan pun terus berjalan
Waktupun semakin terkuras ditengah usiaku yang semakin bertambah dewasa
Hilang sudah sebuah persahabatan
Hilang bagaikan arus sungai yang mengalir semakin jauh
Yang ada sekarang hanya kenangan,-
Terima Kasih telah menjadi sahabatku
Sekali lagi Terima Kasih



kau selalu ada buatku
meskipun tak 24 jam penuuh
denganmu ku merasakan arti hidup
denganmu hari2 ku terasa terang
karenamu kubisa belajar
karenamu ku bisa melakukan apa yang ku mau
karena mu pula ku bisa beraktivitas
mendengar music, bermain hape, dan banyak lagi
Tanpamu apalah arti hidupmu
Tanpamu ku tag bisa apa-apa
Tanpamu ku merasa hampa
Please jangan kau mati
ku sangat membutuhkanmu sekarang
Tolong kembalikan dia buatku
tolongg..tolong..tolonggggg
PLN ndang uripke listrikke aku meh garap tugas kiii <>
walaupun sekarang kau tinggal jauh dariku
Ku takkan pernah melupakanmu
Takkan pernah lupa senyum ikhlasmu ketika kau merawatku tanpa pamrih sedikitpun
Takkan pernah lupa senyum gembiramu saat kita berlibur bersama-sama
Takkan pernah lupa senyum bahagiamu saat ku berprestasi di sekolah
Takkan pernah lupa senyum lepasmu saat kita bercanda tawa bersama-sama
Aku TaK bisa melupakan senyum-senyum itu sampai kapanpun
Sungguh hari ini ku sangat sangat sangat merindukanmu
Merindukan kasih sayangmu
merindukan senyummu
merindukan apa yang ada dalam dirimu
Suatu hari nanti aku akan mengunjungimu
TUNGGUlah aku , aku akan datang tug melihat senyum itu lagi
